RDP dengan Biro Kesra, Komisi I DPRD Riau Bahas Program Kesejahteraan Masyarakat
Kamis, 13-11-2025 - 16:12:21 WIB
TERKAIT:
   
 

Berkabarnews.com, Pekanbaru - Komisi I DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Riau, di Ruang Rapat Komisi I DPRD Provinsi Riau, membahas pagu indikatif KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 dan berbagai program kerja Biro Kesra.

Rapat yang dilaksanakan Rabu *12/11/2025) juga membahasprogram peningkatan kesejahteraan rakyat, fasilitasi pembinaan mental dan spiritual, pengelolaan sarana dan prasarana spiritual, fasilitasi kelembagaan bina spiritual, koordinasi bidang sosial dan keagamaan, serta fasilitasi pengembangan kesejahteraan rakyat non-pelayanan dasar seperti kepemudaan, olahraga, kebudayaan, pariwisata, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.

Berdasarkan laporan realisasi hingga 7 November 2025, realisasi keuangan Biro Kesra mencapai 54,76 persen, sementara realisasi fisik sebesar 83,88 persen. Pihak Biro Kesra menjelaskan bahwa rendahnya realisasi keuangan disebabkan oleh sejumlah kewajiban pembayaran yang dijadwalkan selesai pada akhir November 2025.

Selain itu, turut dipaparkan pula capalan kegiatan selama tahun 2025 yang telah direalisasikan oleh Biro Kesra. Dalam rapat, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau, Andi Darma Taufik, memberikan masukan terkait peningkatan kerja sama Biro Kesra dengan perguruan tinggi.

“Kami berharap kerja sama dengan universitas tidak hanya terbatas pada sepuluh perguruan tinggi, tetapi bisa diperluas hingga ke luar negeri. Selain itu, perlu juga menjalin kemitraan dengan universitas di wilayah timur, seperti Makassar, yang sejauh ini belum terakomodasi,” ungkap Andi.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Biro Kesra, Jenri Salmon Ginting, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti berbagai masukan dari Komisi I, khususnya dalam perluasan kerja sama dengan universitas penerima program beasiswa.

“Kesra tentu akan memperjuangkan masukan ini ke depan. Kami berharap jumlah universitas mitra penerima beasiswa dapat bertambah, termasuk peluang bagi mahasiswa Riau untuk menempuh pendidikan di luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Hardianto menyoroti pentingnya inisiatif aktif pemerintah dalam memperluas program beasiswa agar tidak hanya bergantung pada permintaan masyarakat.

“Alangkah baiknya ke depan kita tidak menunggu masyarakat atau kampus yang mengajukan proposal beasiswa. Biro Kesra perlu lebih proaktif menjalin kerja sama dan mencari siswa berprestasi yang terkendala biaya, agar tidak ada kesempatan belajar yang terbuang,” tegas Hardianto.

Dalam kesempatan yang sama, Anindita Kusumawardani menjelaskan secara rinci mengenai mekanisme dan persyaratan program beasiswa yang dikelola Biro Kesra.

“Kami telah membagi level beasiswa dengan nama dan syarat masing-masing. Saat ini beasiswa disalurkan sesuai kerja sama yang sudah terjalin dengan universitas, namun masih ada beberapa yang belum menjalin kemitraan. Syarat penerima juga mencakup batas waktu penyelesaian studi, IPK, bukti tidak mampu, dan persyaratan administratif lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau, Zulaikhah, menyoroti program bantuan sosial yang menjadi perhatian masyarakat, seperti bantuan pembangunan musholla serta beasiswa penuh bagi pelajar dan mahasiswa.

“Apakah masih memungkinkan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, seperti pembangunan musholla gratis, beasiswa penuh, dan bantuan sosial lainnya?” tanya Zulaikhah.

Menanggapi hal itu, perwakilan Biro Kesra menjelaskan bahwa untuk saat ini program bantuan fisik seperti pembangunan musholla belum dapat direalisasikan, mengingat adanya pemangkasan anggaran dan keterbatasan alokasi pada kegiatan tersebut.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Nur Azmi Hasyim, didampingi oleh Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Riau M. Amal Fathullah, serta dihadiri Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau, yaitu Sumardany Zirnata, Hardianto, Andi Darma Taufik, Ade Firmansyah, dan Zulaikhah.

Dari pihak Pemerintah Provinsi Riau, hadir Plt Kepala Biro Kesra Jenri Salmon Ginting, Analis Kebijakan Ahli Muda Anindita Kusumawardani, serta sejumlah staf Biro Kesra lainnya.**/adv

 




 
Berita Lainnya :
  • RDP dengan Biro Kesra, Komisi I DPRD Riau Bahas Program Kesejahteraan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    #1 BNPT: Mengubah Pancasila Berarti Membubarkan Bangsa Indonesia
    #2 Let's Graze with Cows at Padang Mangateh
    #3 JualBuy.com, Startup Asli Anak Riau Resmi Diluncurkan
    #4 Airlangga Hartanto Serahkan SK Pada Adi Sukemi untuk Maju di Pilkada Pelalawan
    #5 Polda Riau Selidiki Uang BLT Covid-19 yang Diselewengkan
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Daerah
    + Hukrim
     
     

     

     
    + Internasional
    + Lifestyle
    + Budaya
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2025 berkabarnews.com, all rights reserved