Wali Kota Pekanbaru Teken MoU Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik
Senin, 06-04-2026 - 23:43:00 WIB
 |
| Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), Senin (6/4/2026). |
PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama pemerintah daerah di kawasan Pekanbaru Raya resmi memperkuat komitmen pengelolaan sampah berbasis energi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), Senin (6/4/2026).
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho di Jakarta, di hadapan Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dan disaksikan oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Selain Kota Pekanbaru, kerja sama ini juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Siak dan Kabupaten Kampar.
Agung Nugroho mengatakan, kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya mengubah cara pandang terhadap pengelolaan sampah. Menurutnya, sampah tidak lagi hanya diposisikan sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi yang bernilai bagi masyarakat.
"Insyaallah, perjanjian kerja sama hari ini menjadi langkah besar dalam mentransformasi persoalan sampah menjadi energi baru bagi Kota Pekanbaru," ujarnya.

Ia menegaskan, dengan dukungan teknologi yang tepat, sampah memiliki potensi untuk menghasilkan manfaat ekonomi sekaligus mendukung kebutuhan energi. Karena itu, pengelolaan sampah harus diarahkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Agung menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan kawasan Pekanbaru Raya yang lebih bersih, modern, dan berdaya saing melalui pemanfaatan energi terbarukan.
Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, pemerintah bersama Kementerian Lingkungan Hidup akan membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy (WtE) Pekanbaru Raya yang berlokasi di Kabupaten Kampar. Fasilitas ini dirancang untuk mengolah sampah yang berasal dari sejumlah daerah di kawasan aglomerasi Pekanbaru Raya.**
Komentar Anda :