Kapolres Kampar Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Sungai Sarik Balung
Jumat, 18-09-2026 - 16:20:22 WIB
 |
| Kapolres Kampar ikut padamkan api karhutla |
Berkabarnews.com, Kampar - Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang memimpin langsung tim gabungan menembus perjalanan sejauh 50 kilometer yang memakan waktu 5 jam untuk memadamkan karhutla yang tersebar di perbatasan Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri dan Desa Balung, Kecamatan XIII Koto Kampar.
Tujuh titik api ditemukan berkobar di kawasan perbukitan terpencil tersebut, membakar lahan seluas 10 hektar. Ketujuh titik tersebar di dua wilayah kecamatan yang berbatasan, dengan koordinat yang tersebar di area yang sulit dijangkau. Identitas pemilik lahan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
Perjuangan di lapangan terasa sejak langkah pertama menuju lokasi. Medan berupa perbukitan terjal berbatu cadas membuat pergerakan menjadi sangat berat. Sumber air berada sangat jauh dan jumlahnya terbatas. Jaringan komunikasi sama sekali tidak tersedia, sehingga koordinasi antar tim harus dilakukan secara langsung dari satu titik ke titik lainnya.
Namun keterbatasan bukan alasan untuk berhenti. Sebanyak 98 personel bergerak menyatu di bawah komando langsung Kapolres Kampar: 53 personel Polres Kampar & Polsek Kampar Kiri, 28 personel Brimobda Polda Riau, 2 personel TNI, 10 personel Manggala Agni, serta 5 personel RPK PT. Ciliandra.
Berbekal peralatan yang diangkut dan dioperasikan dengan susah payah di medan berat berupa 9 unit kendaraan roda empat, 13 unit roda dua, puluhan gulung selang, 10 unit nozzle, 6 unit Mini Streker, 2 unit mesin Robin, hingga 50 jerigen cairan pemadam api X-fire, tim bekerja bergantian, mengangkut air dari kejauhan, menyiram setiap jengkal tanah yang terbakar, dan membatasi perambahan api.
"Kami membuktikan bahwa tidak ada medan yang terlalu jauh, tidak ada bukit yang terlalu tinggi, dan tidak ada keterbatasan yang boleh mengalahkan niat kami untuk menjaga alam. Perjalanan 5 jam ini adalah bukti nyata, kami datang bukan sekadar memadamkan api, tetapi menunjukkan bahwa setiap jengkal tanah di Kabupaten Kampar adalah tanggung jawab kami," tegas Kapolres Kampar.
Setelah titik api berhasil dipadamkan Tim tetap bertahan di lokasi untuk melakukan pendinginan secara bertahap dengan memanfaatkan setiap sumber air yang tersedia, serta melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab.
"Personel akan terus melakukan penyiraman hingga dipastikan tidak ada lagi potensi api menyala kembali. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan segera melaporkan jika melihat asap atau titik api ke nomor layanan 110 atau ke pos keamanan terdekat," ujar Kapolres Kampar.**/ald
Komentar Anda :