Kunjungi Rumah Tak Layak Huni Nenek Suraya Kapolres Kampar Janji Rehab
Selasa, 13-10-2026 - 14:08:30 WIB
 |
| Kapolres Kampar dan Nenek Suraya |
Berkabarnews.com, Kampar - Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang datangi rumah milik wanita lanjut usia yang bernama Suraya (73) di Dusun Kampung Bukit, Desa Bukit Ranah, Kecamatan Kampar, Selasa (13/10/2026). Rumah tersebut memang tidak layak huni. Kapolres berjanji akan merehab rumah tersebut.
"Kunjungan ini sebagai wujud nyata Polri bersama masyarakat, bahwa Polri hadir bukan hanya saat ada masalah keamanan, tetapi juga saat warga membutuhkan uluran tangan," kata Kapolres Kampar.
Dalam kunjungan ini Kapolres Kampar didampingi Wakapolres Kampar Kompol Rizky Hidayat, para Pejabat Utama Polres Kampar, Kapolsek Kampar Iptu Esafati Daeli, para Kanit, Bhabinkamtibmas, personel Polres dan Polsek Kampar, serta Kepala Dusun II Bukit Ranah Bapak Iril. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Ibu Suraya dan warga sekitar yang tampak senang dan terharu.
Sesampainya di lokasi, Kapolres Kampar langsung bersilaturahmi dan berbincang akrab dengan nenek Suraya, mendengarkan langsung kisah dan kebutuhannya. Selanjutnya Kapolres meninjau kondisi rumah tersebut secara menyeluruh, melihat langsung bagian-bagian yang membutuhkan perbaikan.
"Kehadiran kami di sini adalah wujud bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, peduli pada mereka yang membutuhkan. Nenek Suraya adalah warga kita, dan kesejahteraan beliau juga tanggung jawab kita bersama. Rumah yang layak adalah hak setiap warga negara, dan kami akan berusaha membantu mewujudkannya," ujar Kapolres Kampar.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Kampar memastikan bahwa rehabilitasi rumah nenek Suraya akan segera dimulai hari ini juga, dengan memanggil tenaga tukang bangunan untuk menyusun rencana dan memulai pengerjaan. Diharapkan dengan perbaikan ini nenek Suraya dapat tinggal dengan lebih nyaman, aman, dan layak di masa tuanya.
Warga Desa Bukit Ranah menyambut baik langkah Kapolres ini. Kehadiran pimpinan dan jajaran Polres Kampar dirasakan bukan sebagai tamu, melainkan keluarga yang peduli.**/ald
Komentar Anda :