Berkabarnews.com, Pekanbaru - Hari ini, Rabu (14/10/2026), kualitas udara di kota Pekanbaru kembali memburuk. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai angka 147 mikrogram per meter kubik atau masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Masyarakat diingatkan menggunakan masker saat berada di luar ruangan.
"Masyarakat diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah apabila asap semakin pekat," kata Forecaster On Duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Yasir P.
Menurut BMKG, potensi kekaburan udara akibat asap masih terjadi bukan hanya di kota Pekanbaru tetapi secara umum di wilayah Riau sepanjang hari hingga dini hari nanti. BMKG juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap, terutama bagi kesehatan sistem pernapasan.
Sementara itu, berdasarkan pembaruan data hotspot pada Rabu (14/10/2026), tidak terdeteksi titik panas di Provinsi Riau. Jumlah hotspot di wilayah Sumatera tercatat sebanyak 333 titik. Sedangkan, Riau nihil.
Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 214 titik. Berikutnya Lampung dengan 70 titik, Bangka Belitung 42 titik, Jambi enam titik, dan Bengkulu satu titik.
Meski hotspot di Riau nihil, kondisi tersebut tidak serta-merta membuat kualitas udara terbebas dari asap. BMKG masih memprakirakan kekaburan udara akibat asap terjadi pada pagi, siang hingga sore, malam, dan dini hari.
Dari sisi cuaca, hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir pada pagi hari.
Pada siang hingga sore, hujan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, dan Pelalawan. Sementara pada malam hari, hujan ringan berpeluang mengguyur sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, dan Kampar.**/ian
Komentar Anda :